Betapa nyamannya kita bisa menikmati hidup dengan tulang yang tetap kuat hingga usia lanjut. Sebab tua bukan berarti harus ringkih, tulang keropos dan gampang patah, bungkuk, mudah terserang linu-linu hingga bergerak saja sakit. Sudah pasti tidak banyak yang bisa anda lakukan dengan kondisi tubuh seperti itu.
Selain berolah raga, mengkonsumsi kalsium secara cukup merupakan hal penting untuk meningkatkan kekuatan tulang karena kalsium dan fosfor merupakan komponen mineral utama yang menyusun tulang.
Kekurangan kalsium akan menyebabkan tubuh menyerap kalsium dari tulang untuk dipasok ke otot jantung dan sel-sel saraf ini menyebabkan massa tulang menjadi berkurang. Sumber kalsium bisa kita peroleh dari beberapa jenis ikan, sayuran hijau, kacang-kacangan, susu dan produk-produk olahan susu. Lalu, bagaimana proses penyerapan kalsium di dalam tubuh bisa terjadi.
Proses penyerapan kalsium di dalam tubuh dibantu oleh vitamin D, yang antara lain berfungsi dalam membantu pencegahan osteoporosis dengan meningkatkan penyerapan kalsium dari usus, menurunkan pengeluaran kalsium yang berlebihan dari ginjal, serta membantu menjaga keseimbangan kadar kalsium dan fosfor di dalam darah. Tanpa kecukupan vitamin D, penyerapan kalsium di dalam tubuh menjadi tidak efektif meski kita mengkonsumsi kalsium dalam jumlah besar. Dapat disimpulkan bahwa vitamin D sangat dibutuhkan dalam proses penyerapan kalsium di dalam tubuh.
PENYERAPAN KALSIUM PADA LANSIA
Bertambahnya usia seseorang akan dibarengi pula dengan semakin berkurangnya kemampuan tubuhnya dalam memproduksi vitamin D melalui kulit. Karena itu pada lansia banyak terjadi kasus kekurangan vitamin D, sekalipun telah cukup terpapar sinar matahari di setiap harinya. Menurunnya fungsi pencernaan dan penyerapan makanan serta fungsi hati juga merupakan faktor penyebab seseorang kekurangan vitamin D. Apabila kondisi seperti itu dibiarkan terus berlanjut akan berdampak sangat tidak baik bagi para lansia. Berjemur sinar matahari itu baik, akan tetapi, sekali lagi itu belum cukup. Para lansia tetap harus mendapatkan asupan vitamin D secara cukup dari makanan yang mereka konsumsi sehari-hari. Bila tidak segera teratasi, kekurangan vitamin D akan berdampak negatif dalam proses pencegahan serta penyembuhan osteoporosis - program tersebut menjadi tidak berguna. Sekali lagi, seberapapun besarnya jumlah kalsium yang dikonsumsi dan seringnya tubuh anda terpapar sinar matahari, tidak akan berarti tanpa adanya vitamin D. Maka itu mulailah sejak dini untuk membiasakan berolahraga secara teratur di pagi hari (pukul 06.00-09.00). Sinar ultra violet (UV B) akan mengubah simpanan provitamin D di dalam organ hati menjadi vitamin D. Tapi jangan berjemur melebihi dari jam-jam tersebut, karena untuk mendapatkan vitamin D yang optimal anda cukup terkena paparan sinar matahari antara 5-15 menit setiap harinya.
FOOD SUPPLEMENT
Satu kecenderungan para lansia adalah nafsu makan yang menurun. lni menjadi kendala karena akan menjadi sangat sedikit makanan yang dikonsumsi, termasuk makanan-makanan yang kaya akan kalsium dan vitamin D. Tapi para lansia di jaman ini cukup beruntung dengan kian beragamnya food supplement vitamin D dan kalsium yang beredar di pasaran. Untuk stamina sehari-hari, misalnya, Forever Bee Pollen untuk dijadikan andalan sebagai pensuplai energi. Atau bagi para lansia yang mengidap diabetes, minum saja AVG setiap hari secara teratur akan sangat bermanfaat. Sedangkan untuk mensuplai kebutuhan vitamin D, Forever Royal Jelly dan Forever Freedom merupakan pilihan terbaik. Lalu darimana anda bisa memperoleh kalsium dengan kualitas terbaik? Forever NatureMin adalah pilihan terbaik ... alami, higienis dan lebih praktis!
|